Minggu, 17 Maret 2024

Mengenal Registry Windows dan Cara Membersihkannya!

Pernahkah kalian mendengar yang namanya file registry? Mungkin banyak dari kalian yang sudah sering mendengar kata tersebut namun belum mengetahui apa artinya.

Secara sederhana, registry bisa diartikan sebagai sebuah database yang terdapat dalam sistem operasi Windows. Ini merupakan file yang berisi informasi dari segala aktifitas yang terjadi di perangkat tersebut.

Registry, dalam platform sistem operasi Microsoft Windows, merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis dan mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna. Registry merupakan pengganti berkas-berkas konfigurasi *.INI yang digunakan dalam sistem Windows 16-bit (Windows 3.x dan Windows for Workgroups). Registry, pertama kali diperkenalkan di dalam sistem Windows 16-bit sebagai penampung informasi mengenai pemetaan/asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya, dan kemudian dikembangkan menjadi basis data dengan cakupan yang luas pada sistem-sistem operasi keluarga Windows NT. Registry juga kemudian digunakan pada sistem Windows 9x yang mencakup Windows 95, Windows 98 dan Windows ME. tetapi memang implementasi yang cukup bagus dari registry terdapat di dalam keluarga sistem operasi Windows NT.

Tugas dari Registry Editor yaitu untuk mencatat serta menampilkan berbagai informasi yang ada di dalam OS Windows. Informasi tersebut berkaitan dengan apa saja aplikasi yang diinstal, tipe file yang baru dibuat, user profil pada komputer, folder, dan bahkan apa saja port yang digunakan. Sistem operasi Windows nantinya akan secara otomatis menyimpan konfigurasi tersebut baik yang berkaitan dengan konfigurasi hardware serta preferensi user yang ada pada Registry Editor.

Lalu apa fungsi dari Registry Editor atau yang biasanya disingkat dengan Regedit? Fungsinya adalah digunakan untuk membuat, melihat, serta memodifikasi registry yang terdapat di dalam sistem operasi Windows. Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa Regedit ini berperan sebagai pusat dari semua database komputer baik yang berhubungan dengan software maupun hardware.

Adapun struktur Registry Editor susuannya yaitu My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows. Ini merujuk pada sebuah subkey dengan nama “Windows”  yang mana letaknya ada di dalam subkey “Microsoft” yang terdapat di dalam key bernama “Software” dan berada di subtree bernama HKEY_LOCAL_MACHINE.

Macam-macam Key

  •  HKEY_LOCAL_MACHINE (HKLM): tempat penyimpanan terhadap konfigurasi sistem yang terdiri dari hardware dan software. Semua yang ada di dalam subtree ini akan diterapkan pada setiap pengguna
  • HKEY_CURRENT_USER (HKCU): konfigurasi sistem yang dimiliki oleh pengguna yang melakukan login, sistem ini juga berfungsi menyimpan preferensi pengguna seperti pengaturan warna, dekstop, dan pengaturan lainnya
  • HKEY_USERS (HKU): tempat penyimpanan terhadap konfigurasi dari masing-masing pengguna yang sudah terdaftar di dalam komputer
  • HKEY_CLASSES_ROOT (HKCR): tempat penyimpanan terhadap pengaturan pemetaan berkas atau OLE (Object Linking and Embedding) terhadap aplikasi yang bisa menanganinya
  • HKEY_CURRENT_CONFIG (HKCC): tempat penyimpanan terhadap pengaturan hardware serta OS yang sedang digunakan yang didapatkan dari proses booting
  • HKEY_DYN_DATA: key yang hanya Anda temukan pada Windows 95, 98, serta Windows Millenium Edition

Menghapus Registry Menggunakan CCleaner

Salah satu software utility terbaik bernama CCleaner. Aplikasi yang satu ini sudah cukup populer dan banyak digunakan oleh para pengguna komputer.

Ia mampu membersihkan file sampah serta registry tidak terpakai yang tertinggal di komputer dengan sangat mudah.

1. Download dan Buka CCleaner

https://s1.pir.fm/pf/blog/articles/cc-5_50-new-update-flow-screenshot.png

2. Pilih Scan for Issues
Pilih pada menu Registry yang ada dibagian kiri, kemudian pilih Scan for Issues.

3. Pilih Fix selected issues
Jika sudah, maka akan muncul hasilnya berupa file registry tidak terpakai. Pilih Fix selected issues.

Jika muncul peringatan, pilih saja No.

Langkah selanjutnya adalah pilih Fix All Selected Issues.

4. Selesai
Jika muncul tulisan “Issues Fixed” maka artinya sudah berhasil, silahkan pilih Close.

Sumber:

  • https://www.nesabamedia.com/pengertian-registry-editor/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Windows_Registry#:~:text=Registry%2C%20dalam%20platform%20sistem%20operasi,dengan%20aplikasinya%20hingga%20preferensi%20pengguna.
  • https://teknoinside.com/cara-membersihkan-file-registry/
  • https://www.ccleaner.com/knowledge/introducing-new-and-improved-ccleaner-update-settings